Obat Herbal Kanker Leher Rahim

Kanker leher rahim merupakan jenis kanker yang menyerang organ kewanitaan bagian dalam (serviks). Kanker leher rahim merupakan jenis kanker kedua yang paling ditakuti oleh kuam wanita di dunia. Pengobatan kanker leher rahim dapat dilakukan dengan menggunakan pap smear terutama pada wanita yang telah aktif secara seksual dan yang sudah melahirkan.

Pap smear setidaknya dapat dilakukan 1 tahun sekali atau paling sedikit adalah 5 tahun sekali. namun di negara maju kasus kanker leher rahim sudah agak menurun. Hal ini karena dilakukan upaya pencegahan sekunder dan deteksi dini melalui program pap smear yang dialkukan secara periodik dan teratur.

Pap smear merupakan pemeriksaan secara mikroskopik dari jaringan serviks uteri yang dapat mendeteksi sel-sel kanker. Pengobatan kanker leher rahim melalui pemeriksaan dengan pap smear dapat pula melakukan pemeriksaan dengan menggunakan kolposkopi (peneropongan vagina) merupakan sarana diagnosis dalam mendeteksi kanker leher rahim secara dini. Kanker leher rahim mulai ditemukan di usia 25-34 tahun, puncaknya pada usia 45-54 tahun.

Penyebab kanker leher rahim belum diketahui secara pasti, tetapi diduga sekitar 95% penyebab kanker leher rahim oleh sejenis virus human papiloma virus (HPV). HPV merupakan sejenis virus yang daat menular melalui hubungan seksual. Selain itu, ada beberapa faktor risiko yang menjadi pemicu kanker leher rahim. Berikut ini beberapa penyebab dari kanker leher rahim, yakni :

1. Berhubungan seksual di usia muda kurang dari usia 20 tahun
2. Sering berganti pasangan seksual
3. Melahirkan berulang kali
4. Terinjeksi oleh infeksi virus dan bakteri (virus herpes simpleks dan virus papiloma)
5. Merokok

Sebagai salah satu upaya dalam pencegahan dan pengobatan kanker leher rahim adalah :

1. Menghindari hubungan seksual di usia muda
2. Tidak berganti-ganti pasangan seksual
3. Menjaga selalu kebersihan organ intim wanita
4. Menjauhi rokok
5. Mengkonsumsi makanan yang begizi secara teratur dan seimbang

Selain dengan mengatur pola hidup yang baik, untuk mengobati kanker leher rahim dapat pula melakukan serangkaian pengobatan tradisional dengan memanfaatkan tanaman herbal alami untuk mengobati kanker leher rahim secara herbal :

1. Obat herbal kanker leher rahim

– 60 gram rimpang temu putih yang masih segar
– 20 gram rimpang temu putih yang sudah kering
– 5 gram daging buah mahkota dewa yang sudah kering
– 15 gram daun sambiloto kering
– 25 gram daun tapak darah yang sudah kering
– Semua bahan dicuci bersih, lalu direbus dengan 800 cc air
– Masak hingga air tersisa 400 cc, saring dan airnya diminum 2 kali sehari (sekali minum 200 cc).

2. Obat herbal kanker leher rahim

– 60 gram akar rumput mutiara yang kering
– 30 gram jombang kering
– 15 gram bunga krisan liar yang sudah kering
– Semua bahan dicuci dan direbus dnegan 1200 cc air hingga mendidih
– Sisakan air 600 cc, saring dan minum airnya 3 kali sehari (sekali minum 200 cc)

Cara Pemesanan Kapsul Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme)

Jual Kapsul Keladi Tikus Obat Herbal Tradisional Untuk Pengobatan Kanker, Tumor & Kista

Harga Keladi Tikus

Harga Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Leher Rahim Herbal Alami

Harga Kapsul Keladi Tikus 1 Botol isi 60 kapsul = Rp.115.000,-

(Untuk Pemakaian 10-20 Hari)

Paket HEMAT Setiap Beli 3 Botol GRATIS 1 Botol

Harga Paket Hemat Keladi Tikus ( Typhonium Flagelliforme ) Obat Kanker Leher Rahim Herbal Alami

Paket HEMAT Setiap Beli 3 GRATIS 1 Total Rp.460.000 Jadi Rp.345.000

(Dapat 4 Botol dan Hemat Rp.115.000)

(Untuk Pemakaian 40-60 Hari)

Cara Pemesanan Cepat Kapsul Keladi Tikus:

SMS ke 0878-8856-6863, tuliskan : Pesan Kapsul Keladi Tikus, Jumlah Botol yang dipesan atau beli Paket Hemat 3botol gratis 1botol, Nama Anda dan Alamat Kirim Lengkap


=====================================

>>> Keladi Tikus (Typhonium Flagelliforme) Membantu Menghambat Pertumbuhan Kanker/Tumor dan Memelihara Daya Tahan Tubuh, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Obat Kanker Leher Rahim and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Comments are closed.